Artikel
Hilang Minang di Ranah Minang
- Yenrizal
- 04 Jan 2025
- dilihat 289
ilustrasi
Banyak contoh lain yang kemudian ditemukan di setiap sudut kota Padang ini. Di kelompok anak muda, orang tua, di dalam rumah, di Lapau, semua sama. Saya juga sempatkan ke Bukittinggi, hal sama yang bersua. Masuk ke kantor pemerintahan, rumah sakit, kampus, semua sama. Walau sudah berbusa-busa pakai bahasa Minang, tetap saja jawabannya adalah Bahasa Indonesia campur Bahasa Minang.
Bukannya saya tidak bisa berbahasa Indonesia atau kecintaan pada bahasa persatuan yang hilang, bukan sama sekali. Sebagai orang yang besar di rantau, bahasa Indonesia adalah makanan saya sehari-hari. Nasionalisme soal ini tak usah diragukan.
Bahasa Indonesia dibentuk dari perpaduan berbagai bahasa daerah, dan dominan adalah bahasa Melayu. Bahasa adalah ciri khas, demikian Fredrik Barth pernah berkata. Identitas paling jelas dari sebuah komunitas adalah bahasa. Bahasa akan menunjukkan jati diri sebuah kelompok.
Bahasa bukan sekedar percakapan, tapi disitu ada nilai, ada norma, ada pembelajaran, dan ada sopan santun. Sebuah kelompok etnis dianggap masih ada karena disitu masih ada bahasa aslinya yang digunakan. Jika bahasa asli itu tak ada lagi, otomatis, sang etnis sulit mengakui bahwa ia adalah etnis tertentu.
Palembang - Clouds



0 Komentar