Cerpen
Menembak Ikan
- Yenrizal
- 19 Nov 2021
- dilihat 222
ilustrasi
Bayangan ikan dari lubuk itu, terlihat jelas dari permukaan. Panas rasa hatiku, kembali kuselami lubuk itu. Kali ini harus dapat. Seekor gariang malah menyenggol tanganku. “Kalera!” rutukku dalam hati.
Dengan sigap tangan kananku yang memegang senjata bersiaga. Saat seekor gariang melenggok disebelah akar kayu, segera saja kubidik, kutarik karet sekuatnya dan desssss…..jari-jari sepeda yang sudah memakai piawuik itu melaju kencang, menembus rumput liar, dan jlebbb…tepat di perut gariang gemuk itu ujung runcing piayik bersarang. Seketika ikan itu menggelepar-gelepar, meronta dan berlari kekiri kanan, menghempas ke akar pohon, tapi tali piayik itu menjeratnya, tak bisa melepaskan diri lagi.
Segera aku muncul ke permukaan dengan menggenggam ikan yang sudah tak berdaya. Selebar tangan orang dewasa mungkin sekitar 0,5 Kg. Lumayan untuk makan siang di dangau nanti. Dan ini baru yang pertama, masih akan kucari lagi. Tetapi gelepar ikan di lubuk tadi rupanya sudah membuat ikan lainnya berhamburan entah kemana. Ikan kumasukkan ke keranjang, beranjak mencari tempat lain.
Palembang - Clouds



0 Komentar