Artikel
Hilang Minang di Ranah Minang
- Yenrizal
- 04 Jan 2025
- dilihat 289
ilustrasi
Tak berapa lama duduk disitu, saya memutuskan keluar, muak rasanya.
Hawa Padang yang panas, membuat langkah masuk ke sebuah Mall besar. Pasti adem karena full AC. Kesejukanpun menghampiri. Iseng-iseng saya coba lihat-lihat jejeran baju-baju yang beraneka ragam. Tidak ada niat mau membeli, hanya cari nyaman saja. Tapi tak ada salahnya keliling sebentar, siapa tahu ada yang cocok.
“Silahkan pak, boleh lihat-lihat dulu,” ujar seorang anak gadih menghampiri.
“Liek-liek se dulu yo diak, kok ndak jadi ndak baa kan, (lihat-lihat saja dulu dek, kalau tidak jadi, tidak apa-apa kan),” bahasa Minang saya keluarkan.
Palembang - Clouds



0 Komentar