Feature

Edukasi Kopi di Pojok Tembesu


ilustrasi

Cafe itu berada tepat ditengah perkantoran. Dari tampilannya sudah bisa dipastikan ini adalah cafe-cafe gaul, tempat nongkrong, yang sekarang sedang booming di  wilayah perkotaan. Tiga meja kayu dan kursi-kursi yang berbahan dasar kayu tampak di bagian depan. Dinding cafe (merangkap sisi interiornya) juga berbahan dasar kayu, di cat cokelat, mirip warna kayu, untuk lebih menonjolkan sisi orisinalitas. Sebuah kolam kecil tampak di sisi kiri, sesekali gemericik air terdengar. Cukup luas untuk ukuran café nongkrong. Sebetulnya saya cukup sering ke cafe-cafe seperti ini, sekedar numpang ngetik dan minum kopi. Tapi untuk yang satu ini agak berbeda. Pertama karena memang lokasinya adem dan nyaman, kedua, tidak bising karena tidak berada di pinggir jalan, dan suasana alam juga begitu kental.


Iwan Setiawan, penggagas Edukasi di Warung Kopi

“Haloo Pak Yen, sini…” suara Pak Iwan sambil melambaikan tangan. Saya membalasnya sambil menutup pintu mobil. Rupanya ia sudah menunggu dari tadi. Pak Iwan adalah pemilik cafe yang memang sengaja mengundang saya untuk ngobrol-ngobrol sore.