Feature
Pelesiran ke Seri Bandung
- Yenrizal
- 23 Nov 2025
- dilihat 299
Pesantren Nurul Islam, Pesantren tertua di Sumatera Selatan
Di beberapa titik rawa juga disediakan beberapa spot khusus, seperti arena permainan anak, kolam besar yang bisa digunakan untuk wisata air. Sementar di bagian tengah, tampak pula sebuah merek pada Sudung yang sudah dimodifikasi, “Kopi dan Cafe Urang Diri.” Lokasi yang tak pernah sepi, bahkan di malam hari, puluhan mobil dan kendaraan motor biasanya sengaja besanjo ke lokasi ini. Sengaja datang hanya untuk menikmati suasana menikmati kopi di atas rawa, plus cemilan Seluang goreng. Satu hal yang dilarang disini adalah, minuman keras, narkoba, dan judi. Tulisan larangan sudah mengawal di pintu masuk.
Saat sore menjelang, puluhan dan bahkan mungkin ratusan sapi-sapi milik penduduk, berenang menyusuri rawa, menikmati rumput. Berbeda dengan daerah lain yang memiliki ikon kerbau rawa, maka di Seri Bandung, sapi rawa adalah jenis yang unik. Berbeda dengan sapi lain, mereka lebih senang merumput sembari berenang menyusuri rawa. Pemandangan yang menakjubkan melihat sembulan kepala sapi merayap di permukaan rawa.
Saat senja menjelang, pesona sunset adalah spot yang tak boleh dilupakan. Pendaran cahaya matahari yang turun di ujung langit, merona merah, memantulkan cahaya kilauan di atas riak air rawa. Sesekali cahaya itu menyelinap di antara perahu yang berkayuh sembari menghalau sapi pulang ke kandang. Rawa luas tertata rapi, tak jauh beda dengan bibir pantai menjelang magrib. Bayang-bayang atap rumah panggung menyeruak di saat gelap mulai menjelang, berganti lampu-lampu listrik yang menghiasi sepanjang rawa.
Palembang - Clouds



0 Komentar