Feature

Pelesiran ke Seri Bandung


Pesantren Nurul Islam, Pesantren tertua di Sumatera Selatan

Sebelum sampai ke Seri Bandung dari Simpang Meranjat memang melewati Desa Tanjung Atap, sebuah desa yang sudah lama dikenal sebagai pusatnya pengrajin aluminium. Ragam produk seperti Panci, Kuali, Dandang, Centong dan sebagainya, dikerjakan oleh penduduk lokal. Belakangan ini menjadi destinasi wajib bagi pelancong yang selesai melepas penat dari Seri Bandung.

“Oleh-olehnya unik dan berguna,” ujar Ibunya Budi.

Perjalanan menuju Seri Bandung memang mengasyikkan. Lokasinya tak susah dijangkau, hanya sekitar 15 menit dari Simpang Meranjat atau 45 menit dari Inderalaya Ibukota Kabupaten Ogan Ilir.

Jalan begitu mulus, rumah-rumah panggung khas Sumsel menjadi pemandangan pertama. Deretan penjual dogan (kelapa muda) sudah menyambut pula. Mereka berjejer dengan pondok-pondok rapi dan bersih dipinggir jalan. Dibelakangnya, bentangan rawa luas sejauh mata memandang jadi landscape.