Materi Kuliah
Menyusun Metode Penelitian
- Yenrizal
- 13 Apr 2023
- dilihat 307
ilustrasi
Variabel penelitian adalah konsep yang digunakan dalam penelitian yang terlihat pada judul yang menunjukkan keterhubungan antara dua atau lebih konsep. Variabel penelitian biasanya terdiri dari minimal 2 buah, bisa juga lebih. Variabel sangat penting sekali karena aspek itulah yang akan dibahas dalam penelitian tersebut. Memang, variabel lazim dipakai dalam penelitian Kuantitatif, jika dalam kualitatif sering disebut dengan Konsep. Pada penelitian Kuantitatif, variabel menjadi sangat penting dan harus terlihat secara tegas, serta dijelaskan secara jelas dalam latar belakang masalah. Contoh variabel : “Pengaruh Komunikasi Pemasaran melalui Instagram Terhadap Minat Beli Mahasiswa.” Bagian yang ditulis huruf tebal adalah Variabel. Dalam hal ini terdapat dua variabel (Komunikasi Pemasaran melalui Instagram dan Minat Beli Mahasiswa), satunya adalah variabel pengaruh dan satunya lagi variabel terpengaruh.
6. Populasi dan Sampel (Kuantitatif)
Bagian ini khusus untuk penelitian dengan metode Kuantitatif . Populasi adalah keseluruhan objek yang akan diteliti, sedangkan Sampel adalah bagian dari Populasi yang akan diteliti. Untuk menentukan berapa jumlah Sampel, ada metode dan tata cara tersendiri yang harus dilakukan dengan menggunakan rumus-rumus tertentu. Yang akan diteliti secara langsung oleh peneliti adalah Sampel. Hasil dari penelitian terhadap Sampel akan menggambarkan seluruh Populasi, karena itu Sampel harus disusun sebaik mungkin dan bisa dipertanggungjawabkan. Misalnya, penelitian dengan objek pada mahasiswa UIN Raden Fatah, maka yang menjadi Populasi adalah seluruh mahasiswa UIN Raden Fatah yang berjumlah 20.000 orang. Karena tidak mungkin meneliti seluruh mahasiswa tersebut maka dilakukan Teknik Sampling. Dari 20.000 orang didapatlah Sampel sebanyak 200 orang. Jumlah 200 orang inilah yang akan diteliti langsung. Hasil dari penelitian terhadap 200 orang akan bisa menggambarkan jumlah keseluruhan sebanyak 20.000 populasi. Proses penggambaran dari 200 ke 20.000 ini disebut dengan Generalisasi.
Pada metode kualitatif, populasi dan sampel ini sering disebut dengan menggunakan metode purposive sample. Metode ini melakukan pengambilan sampel (disebut Informan untuk penelitian kualitatif) dengan tujuan tertentu, sehingga sering juga disebut dengan Sample Bertujuan. Tetapi pada kualitatif tidak ada unsur Generalisasi, dalam arti kata tidak memiliki Populasi. Informan yang dipilih dalam penelitian bisa bertambah berapa saja selagi masih dibutuhkan, dan bisa berhenti pada titik tertentu ketika tujuan dianggap sudah tercapai. Banyaknya jumlah informan sangat ditentukan oleh tujuan yang ditetapkan, dan pencapaian tujuan itu juga menjadi haknya peneliti. Dalam bahasa Creswell (2001), kisaran informan ini sekitar 10 orang. Bisa lebih tergantung kebutuhan peneliti, atau bisa juga kurang.
Palembang - Clouds



0 Komentar