Penelitian

Ke Kebun Kopi


ilustrasi

Sapaan awal yang kerap aku dengar adalah kata-kata, “hoiii, tuape gawi” (hooii, apa kerjaan) atau kata-kata “Sape kance kaba ni” (Siapa kawan kamu ini). Setelah itu obrolan akan mengalir.

Dalam hitunganku, ada 5 kali kami berhenti untuk ngobrol dan saling menyapa dengan warga lain di dangau atau kebun mereka.

 

Di perjalanan aku kerap juga menanyakan ke Pak Bustan, apakah masih jauh kebunnya. Dia hanya berkata sudah dekat, di balik bukit itu. Rasanya sudah berapa kali aku mendengar istilah di balik bukit ini. Agaknya ini sebagai sebuah cara menentukan jarak di Semende. Tetapi menurut Pak Bustan, untuk menentukan jarak sebenarnya mereka lebih sering memakai istilah “bidang sawah”, walaupun tidak ada sawahnya. Mengenai ini aku hanya berpikir, ini sebuah cara baru. Satu bidang katanya bisa 100 meter, walaupun bisa juga lebih atau kurang.