Artikel

Lebak Lebung Aset Wisata Lingkungan yang Masih Tertidur


ilustrasi


Hamparan rawa luas di Ogan Ilir

Pertama, hamparan rawa luas menjadi sebuah pemandangan menarik, terutama pada pagi dan sore hari menjelang magrib. Di waktu pagi, keasrian lingkungan dengan ketenangan air rawa bergemericik dengan mulai berangkatnya para petani menuju sawah. Tak terkecuali kelincahan tangan-tangan petani dalam membenamkan benih-benih padi. Sementara di sore menjelang magrib, mata akan dimanjakan dengan semburat jingga mentari terbenam. Pendaran cahaya ini semakin menarik karena berselang-seling memantul dari menara masjid ataupun atap deretan rumah panggung warga sekitar.

Kedua, jika berkunjung pada waktu yang tepat, pagi antara jam 6 – 7 pagi dan sore antara jam 17.00 – 18.00, sebuah pemandangan unik dan khas akan pula ditemukan. Di beberapa titik rawa, akan tampak ratusan bahkan mungkin ribuan sosok gelap melintas. Itulah, kerbau rawa khas dan endemik daerah ini sedang berbaris pergi dan pulang ke kandang. Tanduk-tanduk hitam tampak menyembul ke permukaan rawa, para kerbau berenang menyusuri lebak. Pengalaman ini bukan hal yang gampang didapatkan.